Sang Pemimpi mengisahkan perjuangan hidup tiga remaja SMA—Ikal, sepupunya Arai, dan sahabatnya Jimbron—di Belitung. Di tengah kemiskinan dan keharusan bekerja keras sebagai kuli ngerek di pelabuhan ikan sejak subuh, mereka memelihara mimpi besar yang tampak mustahil bagi anak-anak dari desa terpencil: melanjutkan pendidikan tinggi ke Sorbonne, Paris, Prancis.